Friday, August 30, 2013

jahatnya aku


...dan akupun bernyanyi
lagukan apa yang dikicaukan kenari
tentang busuknya sebuah hati
termakan ulat yang dipeliharanya sendiri

lalu akupun menari

untuk karmamu penghianat hati
pun lalu aku tertawa hahaha hihihi
rayakan kelegaan hati

jahatkah aku?

entahlah, aku tak peduli


Dak, 8.13

Wednesday, August 21, 2013

Genap 9 Hari


9 hari genap sudah
diam hilangmu

pun 9 hari sudah
kukabarkan rindu lewat untai aksara
mengirimnya keberbagai media
berharap kau temu baca sajak-sajakku
dan sadari kau tengah menyiksaku
dengan hantaman debur rindu

duhai...
9 hari kuterbiar kaubiar
tanpa membaca sepatahpun dari rasamu
jahatnya kamu..!

curigaku...
kau kemba;i sengaja hilang dari jangkau tatap pandang
agar rindu kian menggemuruh
duhh, jahatnya kamu..!


Dak, 8.13 


Thursday, August 15, 2013

toast..!


toast..!
angkat cawanmu tuan
angkat setinggi-tingginya
nikmati tiap teguk rasa
reguk habisi nyerinya
lalu, penuhi lagi dengan isak sesalan

( ahh, bukankah kau sendiri
yang mengundang karma tikamkan lukanya..?! )

toast..!
lihat, kuangkat cawanku
kuangkat setinggi kumampu
tuk rayakan kelegaan rasa
yang dibawa waktu sebelum habis masaku
yang larutkan aku dalam nikmat, nikmatmu

( ahh, telah kutunggu lama momen ini
saat dimana kau perlahan mati
ditikam dosadosamu sendiri )

toast...!!!


Dak, 8.13

Sunday, August 11, 2013

Janji KencaN


aku dan hati
janjian kencan malam nanti
tuk menuliskan sebuah puisi
tentang rindu untukmu duhai
kekasih tambatan hati


ya, malam ini aku dan hati
sepakat merangkul imaji
dengan bumbu harap mimpi
kan kuracik aksara jadi puisi 
hadiahku untuk sijantung hati

dan aku harus bisa
gambarkan bayangan nyata
tentang gemuruh isi dada
yang gemakan namamu tanpa jeda

agar kau tahu
sedasyat apa rindu


Dak, 8.13

Saturday, August 10, 2013

diserbu anganan mimpi


tuan,
andai bisa bersamamu
seruput panas kopi
tatap kerlip genit gemintang
diiringi celoteh berisik nyanyian jangkerik

krik krik krik krik... 


ah, tuan
kapan kita bisa bersua
berdua
lepaskan rindu nikmati dingin kopi
dimalam yang panas tuk hanya sekedar bermimpi

krik krik krik krik...

duhh, 
belum lagi 5 watt menyipit mataku
tapi anganan mimpi sudah nyerbu
kelanakan aku 
dari satu harap ke_asa tentangmu 

( ...dan jangkerik-jangkerik
kian nyaring mengkerik
krik krik krik krik...!! )


 

Dak, 8.13

Tuesday, August 6, 2013

tentang kita


ayolah tuan
jangan biarkan ragu meraja
meracuni murni rasa

karena sampai saat ini pun
aku masih memeluki mimpi yang sama
mimpi yang kau titip tentang kita


dan tentang kita 
cinta hanya tertunda 
jangan biarkan mati dirajam cemburu buta


Dak, 8.13

Boleh ya?!..


akhirakhir ini
banyak sekali aku bermimpi
begitu berwarnawarni
seperti namamu dihati


 mimpi itu bunganya tidurkan..?!

aku hanya mau kamu

yang menebar wangi dan bungai lelapku...
boleh ya?!..




Dak, 8.13
no nightmare pokoknya

Jeritan Rindu


terbangun dalam panjang renung
ah, kamu menghantu lagi...
mengisi lelap dengan mimpi
menggodam dada remukkan hati
hadirkan rasa nyeri tak terpungkiri


ya, kamu lagi
menggambar sepi dengan mistis janji
memaksa lentik jemari menari
rajutkan merana rasa menanggung rindu benci
pun jelmakan asa kau kan segera kembali


duhh duhai
yang rajai harihari sunyi
sampai kapan kan kau siksa hati
dalam penantian panjang tak berujung ini



Dak, 8.13

Jauh Hari Dulu


dengar tuan
dengar baikbaik sayang
tak kan kubiarkan
lukamu merampas peduliku
pun komamu tak kan mampu
getarkan lagi cinta 


yang luluhlantak kau tinggalkan

karena takdirku ditakdirmu
telah selesai jauh hari dulu
sedetik setelah kau khianati
kita punya mimpi 



Dak, 8.13

Now I See..

"sabar..." begitu katamu
"sabar, pasti ada rencana indah-Nya dibalik semua ini" begitu katanya
"sabar, mata Tuhan tidak buta dan tangan-Nya pasti akan bekerja" begitu kata yg lainnya
"ya, sabar...." begitu pula kata hatiku


" wait and see ", begitu kata mereka diakhir ucapannya 


and now, i see...
dengan telinga ini
dengan hati ini
aku tahu
aku bisa merasa
keadilan itu


Thanks God


Dak, 8.13

Thursday, August 1, 2013

Ketika Hukum Menghukummu


tentangmu Hermes kembali berkabar
meski palu belum diketuk dengan caranya sendiri hukum menghukum
ya sayang, bau_mu tersebar kesegala penjuru
no wonder, karena sedalam apapun kau tutup busuk
baunya tetap kan tercium

sekilas kulihat Justisia mengangkat wajahnya
eratkan genggaman timbangannya
dan sungguh aku percaya
adil itu bagaimanapun ada

sabar sayangini baru awal dari perjalananmu
membayar harga yang harus kau bayar
ya, kau tetap harus melunasinya kan?

lirih ucapanmu kembali terngiang
" i'am a lucky man...
dan karma bukanlah takdirku"

duhh...

Dak, 8.13